Sukses

Sakit Hati, Cinta Lo Bertepuk Sebelah Tangan Gak?

Cinta itu bisa bikin senang banget, bisa juga bikin sakit banget. Anda pernah tidak diberi harapan atas suatu hubungan oleh seseorang tapi tak pernah terwujud dengan semestinya? Cinta kini tak lagi dipandang sebagai hal yang tabu, banyak remaja memandang cinta dengan serius. Wanita pun tak lagi ragu untuk menyatakan perasaannya lebih dulu. Sebelum merana karena cinta, pastikan ini tak terjadi pada hubungan Anda.

Selalu Anda yang Mulai Komunikasi

Kalau menjalin hubungan atau sedang pendekatan, idealnya komunikasi dimulai dengan inisiatif dari antar pasangan. Tak perlu menunggu siapa yang mulai lebih dulu. Kalau Anda yang selalu memulai lebih dulu, bisa jadi itu hanya harapan palsu.

Masa Bodoh dengan Masalah

Anda selalu mencari solusi saat ada masalah yang mengganggu hubungan, namun pasangan Anda tak peduli dengan apa yang terjadi. Itu tandanya cinta Anda sepihak. Se-cuek cueknya pasangan dengan masalah pasti akan tetap peduli ketika bisa berdampak pada kelanjutan hubungannya.

Kebaikan Tak Pernah Dilihat

Pasangan selalu meminta tolong dan Anda selalu bantu. Anda pun selalu bersikap baik padanya tanpa diminta. Namun ketika dalam kondisi yang sebaliknya, Anda justru tak dihiraukan dan selalu ada alasan untuk tak bisa membantu. Ketika Anda menceritakan kebaikan malah dianggap perhitungan.

Selalu Anda yang Meminta Maaf Apa pun Masalahnya

Anda selalu meminta maaf dari setiap masalah yang ada di hubungan. Bahkan meminta maaf dari permasalahan di mana bukan Anda yang memulai atau bersalah. Sudah dipastikan kalau itu tanda cinta Anda bertepuk sebelah tangan, lebih baik sudahi hubungan jika sudah begini.

Membela Semua Hal Tentangnya 

Pasangan kita bukanlah makhluk yang sempurna, pasti ada kesalahan. Di saat satu kesalahan yang membuat keluarga atau teman Anda marah, Anda justru sangat membelanya dan memaklumi setiap sikap buruknya bahkan membenarkannya. Pasangan yang baik adalah yang sadar akan setiap tindakannya dan memikirkan dampaknya. Hentikan kebiasaan ini dan mulailah bersikap objektif.