Gaya Hidup

Serba-serbi Cap Go Meh

Cap Go Meh adalah perayaan yang melambangkan hari ke 15 dan hari terakhir dari masa perayaan tahun baru Imlek. Perayaan ini merupakan hari penting bagi etnis Tionghoa dan serba-serbi yang mewarnainya.

Di Indonesia Cap Go Meh merupakan perayaan yang banyak dinanti dengan berbagai kesenian dan budaya khas yang ditampilkan. Perayaan ini adalah sebuah festival di mana masyarakat akan bersenang-senang. Saat malam tiba, masyarakat akan turun ke jalan untuk menikmati pemandangan lampion berbagai bentuk yang telah diberi berbagai hiasan.

Selain itu, masyarakat akan menyaksikan tarian naga Liong dan Barongsai. Saat Cap Go Meh juga ada tradisi berkumpul untuk memainkan sebuah permainan teka-teki dan berbagai macam permainan lainnya, sambil menyantap sebuah makanan khas bernama Yuan Xiao atau Wedang Ronde.

Di Indonesia sendiri ada makanan khas Cap Go Meh yang merupakan akulturasi masyarakat Tionghoa dan Jawa yakni Lontong Cap Go Meh. Hidangan ini terdiri dari lontong yang disajikan dengan opor ayam, sayur lodeh, sambal goreng hati, acar, telur pindang, abon sapi, bubuk koya, sambal, dan kerupuk. Begitu banyak serba-serbi dalam perayaan Cap Go Meh.

Di Indonesia ada beberapa wilayah yang menjadi pusat perayaan Cap Go Meh, seperti kawasan Petak Sembilan Jakarta, Suryakencana Bogor, Singkawang dan Pontianak di Kalimantan Barat, Pulau Kemaro Palembang, dan kawasan pecinan di Manado.

 

Kini Cap Go Meh bukan hanya hari besar suatu etnis melainkan telah menjadi sebuah tradisi yang membawa keberagaman dan persaudaraan.