Gaya Lanang

Serupa Tapi Tak Sama

Brokat atau lace? Brace atau suspender? Denim atau jeans atau chambray? Edp atau Edt? Khaki atau chino? Dilihat sekilas, mereka mirip. Bahkan sering dianggap sama. Tapi mereka beda banget bro. Supaya nggak keliru saat belanja online, ayo kenali dengan benar.

Brokat vs Lace

Definisi brokat dan lace acapkali rancu. Apalagi kedua jenis tekstil ini termasuk baru bagi lemari pria di tanah air. Supaya jelas, kita mengacu pada referensi bahasa asalnya saja ya, Brocade dan lace. Lace  jadi tren mode pria beberapa tahun terakhir  (lihat saja men lace shirt dari Gucci 2016 atau Topman 2017).

brocade

Brocade banyak dipakai pada blazer atau suit | Istimewa

Lace itu berupa bahan renda yang biasanya transparan. Sementara menurut majalah Fashion Pro,   brocade adalah kain (biasanya sutra) dengan dekorasi benang emas atau perak yang di-emboss. Jika lace membawa kesan bohemian atau hippie ala era 70-an, brokat terlihat mewah sehingga paling pas dijadikan bahan membuat blazer atau bowtie untuk pesta.

Denim vs Jeans vs Chambray

Nah, ketiganya sulit dikenali melalui gambar atau foto saja. Intinya adalah denim dan chambray termasuk bahan dalam membuat celana jeans.   Penulis mode, Hestianingsih,    menyebutkan bahwa denim merupakan jenis tekstil, sedangkan jeans merupakan nama celana dari bahan tersebut.

chambray

Chambray paling asyik untuk bahan kemeja karena ringan | Istimewa

Untuk menyederhanakannya bisa disimpulkan bahwa jeans itu produk denim dengan tekstur paling tebal dan kuat sehingga cocok menjadi celana atau jaket. Denim lebih ringan sehingga pantas dijadikan kemeja, jaket atau tas. Sementara chambray memiliki tekstur paling tipis, makanya ia cocok dijadikan kemeja di daerah beriklim tropis seperti Jakarta.

Braces vs Suspender

Keduanya  berfungsi seperti ikat pinggang. Karena itu, jangan pernah memakainya bersamaan dengan ikat pinggang, bro.   Otherwise you look ridiculous. Perbedaan braces dan suspender ada pada bagian pengaitnya. Braces harus dikaitkan dengan kancing yang ada di bagian dalam garis pinggang celana.

braces

Braces lebih classy dibandingkan suspender namun butuh celana yang cocok | Istimewa

Tapi tak semua celana memiliki kancing di bagian tersebut. Karena itu,   suspender dengan pengait metal (clip on) lebih praktis. Hanya saja, clip on metal pada suspender terlihat terlalu kasual atau cenderung kekanak-kanakan. Jika kalian ingin terlihat dapper sebagai pria dewasa,   braces adalah pilihan yang tepat.

EdP vs Edt

Eau de Parfum (EdP) dengan Eau de Toilette (EdT) adalah dua hal yang sangat berbeda namun masih banyak yang menganggapnya sama sebagai Parfum (yang juga ternyata berbeda dengan keduanya!). Menurut situs theperfumeexpert.com, EdT memiliki konsentrasi wewangian setengahnya lebih sedikit dibanding EdP. 

perfume

Parfume paling baik untuk soal daya tahan | Getty

Itulah mengapa wangi EdT hanya mampu bertahan paling lama sekitar empat jam di kulit kalian, sedangkan EdP mencapai sekitar enam jam. Sedangkan Parfum sendiri memiliki konsentrasi wewangian hingga empat kali lipat EdT dengan durasi lebih dari delapan jam melekat di tubuh.

Khaki vs Chino

Dua tipe celana ini cenderung berwarna serupa namun perbedaan teksturnya terasa berbeda di kulit dan tampak berbeda juga pada tampilan keseluruhan. Serat chino lebih ringan dibandingkan khaki. Jahitan pada chino juga tersembunyi, tidak gamblang seperti khaki.

khaki

Saat suasana semi-formal khaki lebih baik | Istimewa

Bertolak belakang dengan khaki yang longgar (meski ada juga yang dirancang slimfit), chino memiliki garis pinggang yang lebih rendah dibanding khaki dan umumnya menyempit hingga ujung bawah celana sehingga kaki terlihat lebih ramping.  Untuk penampilan yang modis, chino lebih keren.

Serupa tapi tak sama mungkin sebutan yang mewakili beberapa perbandingan tadi. Sekilas, kemiripan ini tampak sepele. Namun, perbedaan ‘kecil’nya memberi dampak yang berbeda tidak saja pada bagaimana kalian terlihat, tapi juga bagaimana mereka terasa. Jangan sampai keliru lagi terutama saat berbelanja online, bro.