News

Signify Terangkan Wilayah Gelap Indonesia

Signify, pemimpin dunia di bidang pencahayaan sekaligus nama perusahaan baru dari Philips Lighting, mengumumkan bahwa telah menyelesaikan program Kampung Terang Hemat Energi (KTHE) 2017-2018, dengan membawa akses pencahayaan bagi masyarakat yang sebelumnya tinggal dalam “kegelapan” di Sumatra Utara, Bali Timur, Kalimantan Tengah dan Maluku.

Secara total tercipta lebih dari 2.850 titik penerangan baru menggunakan Philips Solar Home Lighting System dan Road Lighting System untuk menerangi rumah-rumah dan berbagai fasilitas umum di sana.

“Tinggal di kota di mana akses ke pencahayaan diperoleh hanya dengan sekali klik, sering membuat kita menganggap pencahayaan sebagai hal yang sepele. Kita gagal untuk menyadari bahwa ada orang lain yang masih hidup dalam kegelapan karena tinggal di daerah terpencil atau tidak mampu membeli listrik,” kata Rami Hajjar, Country Leader untuk operasi/bisnis Signify di Indonesia.

Hal tersebut yang mendorong Signify untuk menyediakan akses pencahayaan bagi kelompok masyarakat ini dengan menggunakan sistem Philips LED bertenaga surya.

foto-1a

Country Leader Business Signify Indonesia  Rami Hajjar | Signify

Sponsored Links

“Kami senang melihat bagaimana mereka sekarang dapat hidup, bekerja dan bepergian dengan lebih aman, mencapai hasil pendidikan yang lebih baik, dan meningkatkan kesehatan serta aktivitas ekonomi mereka," lanjut Rami.

Selama program berjalan, dari 2017 hingga 2018, Signify mendistribusikan hampir 1.200 Philips Solar Lighting Systems bagi sekitar 20 desa terpencil, dengan jumlah populasi gabungan lebih dari 15.000 orang yang memperoleh manfaat dari desa-desa yang kini lebih terang.

Memiliki akses ke sumber pencahayaan yang baik sangat penting untuk meningkatkan kehidupan masyarakat karena hal tersebut berdampak pada aspek sosial dan ekonomi.

Dengan memanfaatkan sumber cahaya yang berlimpah dari matahari, kita dapat menjembatani kesenjangan dalam kemiskinan pencahayaan dengan solusi terbaik untuk meningkatkan kehidupan masyarakat, tidak hanya bagi penduduk kota, tetapi juga untuk masyarakat yang tinggal di luar jaringan listrik.

Program Kampung Terang Hemat Energi dimulai tahun 2015. Sejak itu, Signify telah menciptakan lebih dari 3.000 titik penerangan baru di lebih dari 30 desa di Sumatra Utara, Sulawesi Selatan, Bali Timur, Kalimantan Tengah dan Maluku, dan menerangi kehidupan lebih dari 30.000 orang.

Ternyata masih sangat banyak saudara-saudara kita di pelosok menganggap penerangan adalah barang yang mewah. Jadi jangan boros-boros listrik ya bro!