Film

Skyscraper: The Rock Dan Obsesi Gedung Pencakar Langit

The Rock alias Dwayne Johnson kembali membintangi film action yang menjadikannya sebagai aktor utama. Film berjudul Skyscraper ini memposisikan The Rock sebagai kepala keluarga yang bekerja dibidang analis keamanan untuk bangunan-bangunan pencakar langit.

Film yang disutradarai oleh Rawson Marshall Thurber ini berdurasi 1 jam 49 menit. Rawson Marshall Thurber yang juga menulis skenarionya terlihat sangat rapih dalam menyusun dialog demi dialog dalam film ini. Grafik emosional sangat terlihat dalam susunan konflik yang dibuatnya, meskipun pada akhirnya ending film ini mudah ditebak. Setiap orang bahagia, ekspekstasi sesuai, sang jagoan menang dan penjahat menderita.

Jika merunut lagi ke belakang, The Rock memiliki peran dengan hidup yang tak mudah, ia kehilangan satu kaki saat bertugas sebagai pasukan elit Angkatan Laut Amerika Serikat. Hal itu membuatnya harus pensiun dini dan menjalani hidup dengan kaki palsu. Namun The Rock yang berperan sebagai Will Ford tetap bisa bertahan dengan menjadi seorang konsultan keamanan gedung pencakar langit.

Profesi barunya lah yang membuatnya bertemu dengan tantangan klimaks dalam hidup. Ia memenangkan tender gedung pencakar langit tertinggi di dunia The Pearl, yang dalam cerita berada di Hong Kong. Tanpa sadar konflik tersebut membuatnya bertemu dengan penjahat yang cukup disegani oleh para konglomerat.

the-pearl

Animasi gambar gedung The Pearl di Kota Hong Kong | Dok. Skyscraper

Tetapi sekali lagi, The Rock tetap saja The Rock yang sudah terbangun dengan citra gagah dan tak terkalahkan. Dalam film ini The Rock masih sama seperti film-film sebelumnya, ia tangguh dan sulit untuk menemui ajalnya. Itulah yang menjadi sedikit kelemahan film ini, alur naskah yang mudah ditebak.

Sponsored Links

Arsitektur The Pearl dalam film Skyscraper memang patut diacungi jempol, bentuknya seperti ular yang menggigit bola baseball, ditambah turbin oval yang ada di tengah gedung ini menjadi desain arsitektur yang sangat futuristik. Disebutkan jika tinggi The Pearl dua kali lipat lebih tinggi dari Burj Khalifa, gedung dengan ketinggian 828 meter.

Disebutkan pula jika gedung tersebut bisa memadamkan api sendiri dan menahan api untuk tak melebar ke lantai yang lainnya. Lalu, taman yang diselipkan air terjun kecil di dalamnya semakin menunjukkan jika gedung ini sangat futuristik. Dan yang tak kalah penting, ada sebuah ruangan yang diisi oleh puluhan papan kaca yang bisa berubah jadi ilusi pandangan. Hal ini tentu seperti apa yang dimiliki oleh Wakanda, negera imposible dalam film Black Panther.

Dan jika kita tarik kesimpulan, The Rock, kini merupakan sosok baru yang mengalahkan Bruce Willis yang sangat sulit untuk mati.