Relationship

Starter Pack untuk Jadi Serial Dater

Pada masanya dulu sebutan serial dater yang lebih akrab dikenali sebagai playboy merupakan istilah yang terkesan buruk menempel pada diri seorang pria. Lalu apakah hari ini status sebagai seorang playboy tetap beraura negatif? Ya, masih bro. Pasalnya di zaman digital seperti sekarang tidak semua orang dengan sengaja ingin menjadi serial dater, ada tren baru yang jauh lebih prinsipil.

“Belum siap dengan komitmen” adalah tren yang sekarang banyak dijadikan alasan oleh seseorang untuk terpaksa menjadi serial dater. Tak ada yang salah dengan keputusan untuk menjadi serial dater, yang jadi masalah adalah saat kalian tidak benar-benar siap menjadi serial dater. Dalam artikel ini kita akan bahas apa saja hal yang diperlukan untuk menjadi seorang serial dater sempurna versi Lanang Indonesia. Check this all out bro!

1

Siap Wasting Time

Membangun hubungan yang tak berstatus tentunya kita tak memiliki tujuan selain untuk mengobati kesepian sementara. Sekali dua kali kalian ngedate dengan keadaan seperti ini pasti akan mulai merasa banyak buang waktu. Jadi ketika kalian tidak memiliki spare waktu yang panjang untuk menjadi single sebaiknya urungkan niat untuk menjadi serial dater. Contohnya, di usia 35 tahun bukan angka yang tepat untuk mulai bandel.

2-1

Manajemen Waktu Profesional

Pada suatu waktu kalian akan berkencan dengan dua atau lebih wanita dalam satu waktu. Inilah indikasi kalian sedang menjalani status serial dater. Manajemen waktu yang super rapi tentunya dibutuhkan untuk tidak berbentrokan jadwal ngedate. Buruk dalam mengatur waktu? Pikir-pikir lagi deh bro.

3-1

Finansial yang Cukup

Ini yang sering jadi masalah bagi playboy nasional. Sukses belum tapi sudah ingin punya hobi yang aneh-aneh. You date a lot, you spent a lot. Tidak mungkin kan kalian bermodal dengkul saja untuk bisa ngedate. Sesederhana itu saja sih bro, kalo gaji masih ngepas jangan maksa untuk jadi serial dater.

Cap Seumur Hidup

Cap sebagai playboy tentunya akan menjadi image kita seumur hidup. Ketika kita sudah menikah dengan kekasih-pun bahkan cap ini tidak akan hilang dari lingkungan kita. Setidaknya jika kalian adalah orang yang menjaga image diri jangan pernah memulai untuk jadi serial dater.

4-1

Tahu Kapan Harus Berhenti

Apapun pertimbangannya, menjadi serial dater bukanlah hal yang sepenuhnya bisa dibenarkan. Kalian harus tahu kapan waktunya berhenti. Pensiun dengan manis lewat pernikahan yang keren bro.

Hindari Teman Dekat

Ada yang bilang jika jodoh terbaik kita adalah teman dekat kita sendiri. So, jangan pernah mengencani sahabat wanita kalian ya. Potensi untuk berakhir dengan buruk tentu sangat besar, jadi ngedate-lah dengan wanita-wanita yang bukan ada di circle terdekat kalian.

5

Sponsored Links

Itu dia bro poin-poin yang wajib kalian perhatikan sebelum memutuskan untuk menjadi seorang serial dater. Kami tidak 100% membenarkan keputusan kalian untuk jadi serial dater, tapi seorang Lanang sejati adalah orang-orang yang total dalam segala hal. Just go big or go home!