Gaya Hidup

Tapak Kaki Lanang di Tasman Glacier

Di hari kedua ini Lanang Indonesia berkesempatan untuk mengunjungi peternakan Ikan Salmon dan hiking di Tasman Glacier, Mt. Cook.

Peternakan Salmon yang kami kunjungi adalah salah satu yang terbesar di Danau Pukaki (Lake Pukaki) dan kami sempat menyaksikan teknik pemotongan Salmon yang cukup rumit. Peternakan bernama High Country Salmon Farm yang terletak di pinggir danau ini memberikan kebebasan bagi pengunjung untuk memberi makan ikan-ikan Salmon yang diternakkan.

Chicco bergaya habis-habisan mumpung matahari terlihat | Hari Rahmat Saputra

Tak hanya teknik pemotongan, tapi ternyata sebelum seekor Salmon dipotong mereka tidak boleh stres. Stres akan membuat daging Salmon mengeras sehingga tidak enak saat dikonsumsi.

Paling menarik di hari kedua ini adalah hiking menyusuri gurun es batu (gletser) yang berbukit dan tidak rata di Tasman Glacier. Es di bukit ini adalah es abadi yang tidak pernah mencair sejak ribuan tahun dan memiliki ketebalan hingga 700 meter ke dalam bumi.

Tasman Glacier saat matahari terhalang awan | Ion Akhmad

Di gletser ini Lanang Indonesia bukan hanya hiking tapi juga sempat meminum air alami dari lelehan es tersebut. Air dari lelehan es di sini sangat bersih sehingga bisa langsung diminum. Jutaan mineral alam dari lelehan es ini sangat baik untuk tubuh dan yang terpenting hanya ada di New Zealand.

Tasman Glacier adalah salah satu tempat di bumi yang dipercaya sebagai tempat paling bebas dari polusi yang membuat kita bisa melihat bintang dengan sangat jelas pada malam hari. Sayangnya kami tak bisa menikmati malam berbintang di gletser ini karena udara sedang dingin-dinginnya.

Seperti apa petualangan kami di hari ketiga nanti? Tunggu saja lanjutannya ya!