Musik

The Sounds Project Vol.3, Perbedaan Musik yang Menyamakan Kita

Festival musik The Sounds Project kembali digelar, Sabtu (24/02/2018), di Ballroom Kuningan City, Jakarta. Festival musik yang sudah ada sejak tahun 2016 ini kembali menjanjikan keseruan bagi anak muda dengan banyak band dari berbagai genre. Tema musik kali ini sendiri lebih mengarah ke jalur pop.

Hadir dengan dua panggung yang berbeda, The Sounds Project Vol.3 langsung memberikan aura musik yang kuat kepada penonton. Panggung utama berada di ballroom, sedangkan panggung kedua berada di area parkir. Sebanyak 16 band dan musisi Indonesia akan tampil di kedua panggung tersebut. Band dan musisi yang tampil di antaranya adalah, Barasuara, Efek Rumah Kaca, Stars and Rabbit, Float, Naif, Kahitna, The Adams, Elephant Kids, Diskopantera, The Upstairs, Endah N Rhesa, Vira Talisa, Anomalyst, The Melodrama, serta duet spesial antar generasi Fariz RM dan Diskoria.

Mengusung tema Different Music Equates Us, pihak penyelenggara bertujuan agar para penonton yang hadir mampu melebur menjadi satu dari berbagai latar belakang, tanpa melihat suku, agama dan ras. Acara yang merupakan hasil dari kolaborasi antara Urban GiGs dengan The Sounds Project ini bisa dibilang memberikan nuansa yang berbeda di mana konser musik di gelar di gedung tinggi dengan pemandangan gedung-gedung serta keramaian Kota Jakarta.

the-sounds-project2

Pengunjung menikmati area hiburan di The Sounds Project Vol.3 | Andika Aditia

Selain itu, The Sounds Project juga menggelar beberapa rangkaian acara lainnya di dalam event yang sama, seperti Music Talks bersama David Karto dan Adib Hidayat untuk mengedukasi para penikmat musik. Lalu ada juga sesi diskusi bersama Manager Barasuara dan Danilla, Rizky Aulia dan Rei Project Management untuk berbagi seputar managerial musisi atau band.

Agar kesan festivalnya semakin kental, The Sounds Project juga menggelar movie area. Setidaknya ada 12 film pendek indie yang akan ditayangkan sepanjang acara. Film-film yang ditayangkan sendiri merupakan karya mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia yang telah mendapat apresiasi, seperti Anak Lanang, Rimba Kini, Wong Tjilik, Mata Elang, Bibi Siti Switi, serta Kosan Magnet.

the-sounds-project3

Sesi Music Talks bersama David Karto dan Adib Hidayat di The Sounds Project | Andika Aditia

Berbagai booth dan hiburan juga disediakan untuk mengisi kegiatan para penonton selama menunggu band favoritnya tampil. Hal yang patut diapresiasi dalam acara The Sounds Project kali ini adalah habisnya tiket acara, tiga hari sebelum acara berlangsung. Ini menunjukkan jika The Sounds Project, mampu mempertahankan eksistensi grup band yang semakin sedikit regenerasinya akibat gempuran alat musik digital. Di mana semua orang merasa mampu menghasilkan musik seorang diri. Nilai plus lainnya adalah acara ini diselenggarakan oleh mahasiswa Universitas Gunadarma sebagai pelaksananya. Jelas kualitas mahasiswa kini semakin bertambah.