Keuangan

Tiga Mitos Sesat Tentang Karir Dan Keuangan

Banyak persepsi di dunia karir dan keuangan yang terkadang merupakan mitos belaka. Dari sekian banyak mitos seputar dunia kerja, Lanang Indonesia menitikberatkan pada tiga topik yang paling populer. Apa saja mitos-mitos tersebut? Langsung Kerja Satu persepsi yang sudah mendarah daging di kepala banyak orang adalah langsung mendapatkan pekerjaan setelah lulus sekolah. Mereka yang baru lulus akan terburu-buru untuk mendapatkan pekerjaan. Telat beberapa bulan saja stres sudah menghampiri. Pandangan jika makin cepat kerja makin cepat sukses itu tidaklah sepenuhnya benar. Mungkin memang lebih punya banyak pengalaman dan waktu untuk memulai karier. Tapi apakah hasilnya akan maksimal jika terburu-buru mencari kerja yang pada akhirnya tak sesuai dengan ketrampilan dan kompetensi pendidikan. Investasi Susah Kesiapan diri yang kurang dan pengetahuan yang minim akhirnya menimbulkan pandangan jika investasi adalah hal yang sulit dan penuh bahaya. Padahal investasi tak harus dilakukan oleh mereka yang ahli di bidang ekonomi saja. Ketakutan bangkrut dan malu pada tetangga jika tak berbuah manis saat berinvestasi hanya menambah keraguan untuk memulainya. Jika kita cermat dan teliti maka apa pun yang diinvestasikan akan menambah pundi-pundi saldo di rekening. Kartu Kredit Mungkin normal bagi yang baru bekerja menganggap kartu kredit sangat berbahaya. Penggunaan kartu kredit yang salah dan godaan promo-promo memang akan membahayakan masa depan, tapi tak selalu demikian. Memegang kartu kredit bukan berarti memegang kunci pintu neraka. Pada dasarnya kartu kredit dibuat untuk memudahkan, jadi jika pada akhirnya menyusahkan adalah karena kurang ajarnya kita pada kemudahan itu sendiri. Karier dan keuangan adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan. Kebijaksanaan dan kematangan berpikirlah yang bisa menentukan ke mana arah kepercayaan kita pada dunia.

Banyak persepsi di dunia karir dan keuangan yang terkadang merupakan mitos belaka. Dari sekian banyak mitos seputar dunia kerja, Lanang Indonesia menitikberatkan pada tiga topik yang paling populer. Apa saja mitos-mitos tersebut?

Langsung Kerja

Satu persepsi yang sudah mendarah daging di kepala banyak orang adalah langsung mendapatkan pekerjaan setelah lulus sekolah. Mereka yang baru lulus akan terburu-buru untuk mendapatkan pekerjaan. Telat beberapa bulan saja stres sudah menghampiri.

Pandangan jika makin cepat kerja makin cepat sukses itu tidaklah sepenuhnya benar. Mungkin memang lebih punya banyak pengalaman dan waktu untuk memulai karier. Tapi apakah hasilnya akan maksimal jika terburu-buru mencari kerja yang pada akhirnya tak sesuai dengan ketrampilan dan kompetensi pendidikan.

Investasi Susah

Kesiapan diri yang kurang dan pengetahuan yang minim akhirnya menimbulkan pandangan jika investasi adalah hal yang sulit dan penuh bahaya. Padahal investasi tak harus dilakukan oleh mereka yang ahli di bidang ekonomi saja.

Ketakutan bangkrut dan malu pada tetangga jika tak berbuah manis saat berinvestasi hanya menambah keraguan untuk memulainya. Jika kita cermat dan teliti maka apa pun yang diinvestasikan akan menambah pundi-pundi saldo di rekening.

Kartu Kredit

Mungkin normal bagi yang baru bekerja menganggap kartu kredit sangat berbahaya. Penggunaan kartu kredit yang salah dan godaan promo-promo memang akan membahayakan masa depan, tapi tak selalu demikian.

Memegang kartu kredit bukan berarti memegang kunci pintu neraka. Pada dasarnya kartu kredit dibuat untuk memudahkan, jadi jika pada akhirnya menyusahkan adalah karena kurang ajarnya kita pada kemudahan itu sendiri.

Karier dan keuangan adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan. Kebijaksanaan dan kematangan berpikirlah yang bisa menentukan ke mana arah kepercayaan kita pada dunia.