Traveling

Traveler Sejati VS Turis Sosmed

Sebentar lagi akhir tahun 2017. Bisa dipastikan semua sosial media kita akan dibombardir dengan tampilan foto-foto sanak keluarga dan teman-teman yang berlibur. Terutama yang ke luar negeri.

 

Bikin sirik? Bisa jadi, tapi gak perlu, bro. Kapan lagi menikmati jalanan ibu kota yang lengang?

 

Menariknya kita bisa cuci mata sekaligus terhibur dengan foto-foto mereka. Lalu bagian serunya adalah, kita bisa memantau apakah mereka merupakan Traveler Sejati atau Turis Sosmed , bagi mereka yang bepergian tanpa tour operator. Apa perbedaannya? Check this out bro!

 

DI BANDARA

Traveler Sejati

Setelah check in di counter penerbangan, langsung mencari tempat duduk untuk menunggu, kadang tidur. Atau terkadang mereka nongkrong di kafe sambil baca-baca.

 

Turis Sosmed

Begitu sampai di bandara, sebelum check in di counter penerbangan, ‘check in’ dulu di sosmed. Tangan mereka tak pernah bisa melepaskan smartphone.

 

 

DI KOTA TUJUAN

Traveler Sejati

Mencari lokasi landmark terkenal, museum, toko buku, pasar loak, restoran lokal (yang tidak diketahui oleh pelancong dari Indonesia). Sering kali mereka melihat nyasar adalah bentuk sebuah petualangan.

 

Turis Sosmed

Mencari landmark terkenal, department store terpopuler, outlet, restoran (rekomendasi dari teman sejuta umat di tanah air yang sudah pernah foto-foto disana karena insta moment banget).

 

trav1

DI RESTORAN

Traveler Sejati

Menikmati makanan , minuman dan ambiance dari restoran tersebut . Mereka jelas tahu cara terbaik menikmati traveling.

 

Turis Sosmed

Langsung foto makanan yang dipesan dan tak jarang mereka pinjam makanan temannya. Setelah puas jepret-jepret, tag location dan bikin caption untuk IG, baru mereka bisa dengan tenang makan.

 

 

PEMILIHAN SPOT FOTO

Traveler Sejati

Di sudut-sudut tak terkenal dengan detail menarik, di jalanan, di restoran foto makanan. Pengambilan gambar tidak harus selalu kelihatan wajah. Lebih mengutamakan pemandangan.

 

Turis Sosmed

Semua landmark besar di kota tersebut, di restoran ternama meski hanya foto di depannya saja. Selalu harus keliatan wajahnya. Tubuh lebih menonjol ketimbang background, jadi keberadaan kamera depan sangat penting untuk mereka.

 

trav2-1

PILIHAN AKOMODASI

Traveler Sejati

Di lokasi yang less touristy. Bisa juga menyewa apartemen atau rumah dari penduduk setempat. Traveler sejati paham jika tempat istirahat ya memang benar harus untuk beristirahat.

 

Turis Sosmed

Hotel dekat pusat perbelanjaan. Hal ini mempermudah akses mereka untuk jajan oleh-oleh yang kadang tak dilakukan di hari-hari terakhir.

 

PILIHAN MAKANAN

Traveler Sejati

Selokal mungkin. Kalau memang di negara tersebut budayanya tidak nasi, bisa puasa nasi. Bisa duduk lebih dari satu jam menikmati kopi atau dessert di kedai kopi lokal.

 

Turis Sosmed

Sepraktis mungkin. Burger, Starbucks, dan bahkan banyak makanan yang sebenarnya di Indonesia pun berceceran. Dan, mencari makanan Indonesia.

 

trav3

PILIHAN TRANSPORTASI

Traveler Sejati

Transportasi lokal. Subway, kereta, bis atau berjalan kaki dari satu tempat ke tempat lain. Jika ingin lebih praktis mereka akan sewa mobil dan menyopir sendiri.

 

Turis Sosmed

Lebih suka taksi dan beberapa kendaraan instan. Jika meyewa mobil pun mereka harus dengan sopir-sopirnya.

 

PILIHAN BUSANA

 

Traveler Sejati

Bisa packing light. Tergantung jumlah hari kunjungan. Moto: Mix & Match.

 

Turis Sosmed

Setiap hari ganti baju. Beli baju dulu di tanah air sebelum berangkat ke tempat tujuan.